Cara Merawat Hewan Ternak

bfarm 21 November 2018 Tidak ada komentar

Ternak dapat berupa binatang apa pun (termasuk serangga dan vertebrata tingkat rendah seperti ikan dan katak). Namun, biasanya dalam sehari-hari orang merujuk kepada unggas dan mamalia domestik, seperti ayamangsakalkun, atau itik untuk unggas, serta babisapikambingdombakuda, atau keledai untuk mamalia. Sebagai tambahan, di beberapa daerah di dunia juga dikenal hewan ternak yang khas seperti untallamabisonburung unta, dan tikus belanda mungkin sengaja dipelihara sebagai ternak. Jenis ternak bervariasi di seluruh dunia dan tergantung pada sejumlah faktor seperti iklim, permintaan konsumen, daerah asal, budaya lokal, dan topografi.

Disini akan menjelaskan bagaimana merawat hewan ternak yang baik. Merawat hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, kerbau, kuda ataupun keledai relative sama.

Langkah-langkah

  1. Beri makan hewan ternak atau sediakan banyak rumput

Hal ini adalah bagian yang paling penting dalam merawat ternak Anda. Anda tidak dapat mengharapkan mereka hidup selama mungkin jika Anda tidak tahu cara memberi mereka makan. Walaupun ternak utamanya memakan rumput dan dapat digembalakan di padang rumput, beberapa operasi membutuhkan makanan seperti silase, rumput kering, atau biji-bijian untuk ternak yang membutuhkan perawatan atau pembiakan dalam area korban atau tanah kering. Area yang mengalami musim dingin dengan salju tebal pada tanah tidak dapat menggembalakan ternak pada rumput seperti pada bulan-bulan musim panas. Ternak yang digemukkan untuk dipotong sering kali dipelihara di kandang tanpa rumput. Kedua rencana ini membutuhkan pemiliknya untuk memberikan mereka makan, bukan membiarkan mereka memakan apa pun yang dapat ditemukan.

  1. Simpan air dan mineral yang tersedia dalam libitum

Bagian penting lainnya dari merawat ternak, karena air adalah nutrisi terpenting untuk semua ternak dan akan tidak manusiawi, dan kejam untuk menolaknya. Mineral dalam bentuk mineral lepas dengan garam atau blok garam juga penting, karena ternak memiliki kebutuhan garam yang tinggi dengan variasi makanan yang mereka makan.

  1. Jaga kesehatan kawanan ternak

Terus ikuti vaksinasi dan program pencegah cacingan/kutu. Hal ini khususnya penting jika Anda tidak miliki kawanan yang dekat (sebagai contoh kawanan untuk dibiakkan dengan kawanan untuk digemukkan atau persediaan) dan jika kawanan ternak Anda berisiko pada penyakit tertentu seperti blackleg, Bovine Viral Diarrhea (BVD), keduk anak sapi, dan IBR (Infectious Bovine Rhinotracheitis). Ternak kelas tertentu lebih mudah terjangkit penyakit tertentu daripada yang lain, maka pastikan Anda memeriksa dengan dokter hewan besar atau peternak/petani lain (jika tidak dapat menemukan dokter hewan) untuk vaksinasi yang cocok untuk area Anda.

 

  1. Periksakan mereka secara berkala untuk tanda-tanda sakit atau terluka

Ternak pada area kering perlu diperiksa lebih sering daripada mereka yang ada di pandang rumput, hanya karena mereka lebih berisiko terkena penyakit daripada yang lain. Ternak pada area kering diperiksa sesering mereka diberi makan biasanya. Ternak pada padang rumput diperiksa sesering dipindahkan ke padang rumput lain.

  1. Jagalah pagar

Pagar yang baik membuat lingkungan yang baik juga. Ternak akan mencoba untuk kabur jika pagar tidak terjaga atau dibenarkan jika ada yang rusak. Sekali-kali akan ada ternak yang lolos bahkan meski Anda telah berusaha menjaga pagar dalam keadaan baik, dan hal ini dapat terjadi meski seharusnya tidak sering.

 

Sumber: https://id.wikihow.com/Merawat-Ternak

Tags :